Nekat duel dengan buaya, Sapriadi kalah dan luka parah di leher


Akan mencari ikan, Warga Kabupaten Indragiri Hulu, Propinsi Riau, nekad berkelahi dengan seekor buaya ganas. Disebabkan peristiwa itu, dianya alami luka kronis dibagian leher.

 " Korban Sapriadi (25), membela diri lantaran diterkam raja sungai itu waktu menyelam mencari ikan, " kata Kapolres Indragiri Hulu, AKBP Ari Wibowo, lewat Humasnya, Yarmen Djambak di Rengat, Minggu (30/8).

Seperti yang ditulis Pada, Ari menyampaikan, Warga Dusun Tegal, Desa Usul, Kecamatan Batang Gansal, itu melawan waktu diganggu seekor buaya besar yang menghuni Sungai Gangsal yang ada tak jauh dari pemukiman masyarakat.

 " Sapriadi nekad berkelahi dengan buaya itu. Tetapi walau telah berupaya dengan semua kekuatannya, dia terus gagal menaklukkannya. Buaya menggigit lehernya sampai luka dalam. Aksinya ini juga pernah menghebohkan warga setempat, " tuturnya.

Disamping itu, salah seseorang Warga Batang Gansal, Parno (56) menceritakan bahwa Sapriadi terserang buaya ganas waktu menyelam mencari ikan di kanal atau parit ruang kebun sawit PT SIR di Desa Belimbing pada Jumat (28/8) lebih kurang jam 13. 30 WIB.

 " Kaget memperoleh serangan mendadak, dia (Sapriadi) berupaya sekuat tenaga untuk melumpuhkan buaya yang memiliki ukuran lumayan besar itu. Dia berupaya keras melepas cengkram mulut buaya yang mau menghabisi nyawanya. Sampai dianya alami luka dibagian leher, " katanya.

Walau alami luka dibagian leher, mujur Sapriadi dapat menyelamatkan diri dari buaya itu serta lari ke pemukiman warga dalam keadaan leher luka kronis disebabkan tajamnya gigitan buaya Sungai Gangsal itu.

 " Waktu kabur, buaya pernah kembali mengejar Sapriadi, tetapi tidak sukses. Dianya juga segera dibawa oleh rekan-temannya ke Puskesmas Batang Gansal untuk memperoleh pertolongan medis. Dia alami luka cukup serius dibagian kepala serta leher disebabkan gigitan buaya itu, " ucapnya.

Terkecuali Parno, Salah satu warga Indragiri Hulu, Yudi (35) mengatakan, buaya itu sesudah berkelahi terus menantang serta menanti korban. Tetapi upayanya tidak berhasil dikarenakan Sapriadi lari sesudah lolos dari gigitan buaya itu.

 " Kami kaget serta berupaya membantu, buaya itu telah masuk ke parit lagi. Serta atas peristiwa itu, kami meminta aparat desa, kepolisian serta lembaga pemerintah supaya segera menangkap buaya itu hingga tak meresahkan orang-orang disini, " tutupnya.
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar