Sopir Pikap Maut di Serang Masih di Bawah Umur
Serang - Pemicu kecelakaan maut yang dihadapi mobil pikap yang masuk ke jurang sedalam 15 mtr. di Jalan Raya Petir, Kabupaten Serang, Banten, terkuak. Mobil bak terbuka itu disangka oleng lantaran bakal menyalip kendaraan di depannya dengan kecepatan tinggi.
Pikap berwarna biru tua bernomor polisi B 9613 NHA dengan sopir bernama Herman itu sedianya bakal menuju lokasi Carenang, Kabupaten Serang, untuk menghadiri acara syukuran keluarganya yang bakal pergi haji.
" Sopir masih tetap dibawah usia. Mungkin saja belum lihai. Mobil oleng, lalu terjun (ke jurang). Korban tewas ada 6 orang, " ucap Kasat Lalu Polres Serang AKP Riky Crisma di Serang, Minggu (30/8/2015).
Sedang berdasar pada pernyataan saksi mata, mobil yang berisikan ibu-ibu serta anak-anak itu pernah menabrak pohon kelapa saat sebelum pada akhirnya terjun ke jurang sedalam 15 mtr..
Mobil pikap yang terjun ke jurang di Serang, Banten. (Liputan6. com/Yandhi Deslatama)
" Saat sebelum terjun pernah nabrak pohon kelapa dahulu. Umumnya (penumpang) ibu-ibu sama anak kecil, " kata salah satu saksi mata, Suminah.
Ke enam korban tewas kecelakaan itu dibawa ke RSUD Banten. Sedang korban luka selekasnya dibawa ke puskesmas paling dekat untuk memperoleh perawatan. Mengenai beberapa korban tewas lantaran tertimpa tubuh mobil yang ringsek.
" Mobil terjun kondisinya sisi belakang dahulu. Jadi banyak penumpang tertimpa mobil, " tandas Suminah.
Berdasar pada pantauan di tempat peristiwa, pihak kepolisian dibantu warga pada akhirnya mengangkat tubuh mobil. Tempat kecelakaan maut itu di ramaikan warga yang mau lihat segera

0 komentar:
Posting Komentar