Uar Piton mangsa mnusia ssangat mengerikan


Warga Desa Tanjung Tawang kecamatan Muara Pinang Kabupaten Empatlawang dikagetkan dengan diketemukannya seekor ular phyton yang memiliki ukuran cukup besar di ruang perkebunan. Warga mengira ular itu selesai mengonsumsi manusia, karena perutnya yang jadi membesar.

Ular yang oleh warga setempat dimaksud ular sawo itu diketemukan oleh warga yang akan pergi berburu. Waktu diketemukan keadaan ular tengah lemas disangka kekenyangan. Hingga warga bisa dengan gampang menangkap ular selama lebih kurang delapan mtr.. Menurut Teliti, salah seseorang warga yang temukan ular itu, mereka kaget serta berprasangka buruk dengan ular itu. Sisi perut ular mengembung serta disangka habis memangsa suatu hal. Warga jadi berprasangka buruk, ular itu habis memangsa manusia, lantaran di seputar ular itu diketemukan ada sepasang sandal anak-anak. “Begitu di sana kami dapatkan ada sandal, kami jadi berprasangka buruk serta sedikit cemas, jangan-jangan anak yang mempunyai sandal dimangsa ular itu, ” ungkap Teliti menjelaskan pada wartawan, Kamis (22/11/2012). Mendengar ada ular di tangkap serta disangka memangsa manusia, banyak warga desa yang berduyun-duyun untuk melihat ular itu. Sesudah setuju serta terasa berprasangka buruk dengan isi perut ular, lantas warga membunuh ular itu serta membedah perut ular untuk tahu berisi. Sesudah tahu isi perut ular itu yaitu seekor babi rimba, warga baru terasa lega. “Kita seluruhnya serta warga jadi penasaran dengan isi perut ular itu, lantaran didekat itu ada sandal anak-anak, syukurnya sesudah dikeluarkan berisi babi rimba, ” tuturnya. Pihaknya mengira, waktu diketemukan ular itu barusan memangsa babi rimba itu serta kekenyangan. Hingga waktu di tangkap sekalipun tak ada perlawanan. Mus, warga setempat menjelaskan peristiwa diketemukannya ular memiliki ukuran besar dikawasan itu telah sangatlah tidak sering sekali. Bahkan juga sepuluh th. kebelakang saja tak pernah didengar ada warga yang menangkap atau temukan ular dengan ukuran besar. Karenanya ada temuan itu warga jadi kuatir, terutama yang mempunyai hewan ternak seperti sapi serta kambing. “Kita cemas masih tetap ada yang lain, ” katanya. Dia mengaku di lokasi itu sangatlah bisa saja ada ular yang memiliki ukuran besar, lantaran terkecuali ada banyak semak belukar juga ada rawa-rawa serta anak-anak sungai. Sebagai kecemasan menurut dia, bila ada ular yang masuk kekawasan masyarakat. “Jelas ada kecemasan itu, terlebih info awal yang kami terima ada anak-anak ditelan ular,
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar